Panitera Pengganti MK Penerima Suap Dipecat

Selasa, 21 Desember 2010 – 16:00 wib
Ahmad Fadli – Okezone
JAKARTA – Panitera Pengganti, Makhfud, resmi diberhentikan dengan hormat dari status Pegawai Negeri Sipil di Mahkamah Konstitusi. Menurut Sekjen MK Djanedri M Gaffar, Makhfud, diberhentikan karena mengakui hasil penyelidikan tim investigasi dugaan suap di MK.

Makhfud terbukti melanggar disiplin berat berdasarkan hasil temuan tim investigasi pimpinan Refly Harun dalam perkara pemilukada di Kabupaten Bengkulu Selatan.

“Diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim pemeriksa disimpulkan sudah kategori disipilin berat,” ujar Djanedjri di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Selasa (21/12/2010).

Menurut Djanedjri, pemberhentian Makhfud sudah dilakukan sejak Senin kemarin. Dia dikenai sanksi administrasi yakni PP Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. “Ini administrasi, kalau pidananya kan polisi,” jelas Djanedjri.

Ditambahkan Djanedjri, ada beberapa hal yang meringankan Makhfud sehingga diberhentikan dengan hormat, antara lain karena dia sudah jujur dan mau mengakui telah menerima uang dari mantan calon Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud.

“Ada juga yang meringankan, dia tidak mempersulit pemeriksaan, jujur dan terbuka apa adanya semua dia sampaikan. Dia melakukan perbuatan sebagaimana tercantum dalam laporan investigasi. Dia juga sudah kembalikan sertifikat,” jelasnya.

Meski diberhentikan, Makhfud tetap mendapatkan tunjangan hari tua dan hak untuk banding selama 15 hari setelah pemberhentiannya diputuskan. “Tapi dia tidak menggunakan hak banding itu,” sambungnya.

Meski demikian Makhfud tidak berhak mendapatkan tunjangan pensiun dengan alasan masa kerja yang belum mencukupi.

“Kalau untuk pensiun masa kerjanya harus 25 tahun, sedangkan Makhfud belum sampai ke situ,” katanya.

Makhfud mengakui menerima uang Rp35 juta dari mantan calon Bupati Bengkulu Selatan, Dirwan Mahmud. Dalam testimoni Dirwan, Makhfud disebut-sebut bertemu beberapa kali dengan Neshawaty, anak kandung hakim MK Arsyad Sanusi. Makhfud juga mengaku bertemu dengan adik ipar hakim, Zaimar.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s